5 Cara Meningkatkan Potensi Diri untuk Hidup Lebih Sukses

 

“Tuntutlah ilmu mulai dari buaian hingga ke liang lahat”


                Dari kalimat tersebut jelas tersirat bahwa tidak ada batasan umur dalam mencari ilmu. Ilmu adalah suatu anugrah, tanda kebesaran Allah dan mendapatkan banyak limpahan berkah bagi mereka yang tak putus mencari ilmu.

 

                Bertambahnya ilmu akan meningkatkan potensi diri. Kita tak pernah tahu apa sesungguhnya bakat yang terpendam dalam diri kecuali ada pemicu atau ada upaya untuk menggalinya. Siapa sangka seorang penjual Ayam Kremes di Malioboro, misalnya, sebenarnya berbakat menjadi penyanyi kelas festival? Potensi menyanyinya tak akan tereksploitasi dengan maksimal jika ia tak pernah menunjukkan kebolehannya bernyanyi di muka umum.


Seorang Chef Juna tidak akan bisa menjadi Master Chef terkenal jika dia tidak meningkatkan potensi dirinya sebagai seorang server (pelayan) menjadi seorang chef.  Dari podcast di channel YouTube Dedy Corbuzier bisa kita ambil pelajaran bahwa jalan hidup Chef Juna begitu berliku dan pada awalnya bahkan jauh sekali dari dunia kuliner.


Merantau ke Amerika seorang diri demi cita-cita menjadi pilot. Krisis ekonomi membuat keuangan keluarganya kacau dan Juna muda banting setir menjadi pelayan restoran demi bertahan hidup. Karena dia menunjukkan performa kerja yang baik, Chef Masternya pada saat itu menawarkan untuk mendidiknya secara langsung.


Di sinilah titik balik perjalanan  Chef Juna di dunia makanan. Tidak puas sampai di situ, Chef Juna terus berusaha mengembangkan potensi dirinya dengan belajar terminology dunia dapur dari perpustakaan umum yang buka 24 jam. Tanpa menempuh Pendidikan kuliner secara formal, Chef Juna bisa menjadi Chef secara otodidak.


                Cerita singkat tentang Chef Juna di atas adalah gambaran  betapa gabungan antara keberuntungan, kekuatan niat dan kesungguhan belajar akan merubah nasib seseorang.

 

                Kita mengenali diri sendiri dan apa passion besar yang ingin dicapai saat ini. Jangan ragu mengambil langkah untuk menuju perbaikan. Banyak cara untuk meningkatkan potensi diri, tergantung dari  bakat dan minat masing-masing. Beberapa caranya adalah sebagai berikut :


                                             gambar dari Pixabay

 

Kenali Diri dan Tujuan dalam Hidup

Peribahasa lama mengatakan : “kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak nampak”. Begitu pula dengan mengenali diri. Kadang kita lebih pandai mensifati orang lain, tetapi tidak tahu kelemahan maupun kekurangan diri sendiri. Mengenali diri dengan baik akan membuat kita memahami juga apa tujuan dalam hidup. Canangkan  suatu cita-cita. Seperti harapan dan tujuan, cita-cita akan menjadi gairah dalam menjalani kehidupan.

 

 

Belajar Otodidak atau Berguru secara Khusus

Seperti hal nya Chef Juna. Belajar tak harus dalam suatu institusi. Banyak contoh orang sukses yang bermula dari belajar otodidak. Di mana ada kemauan maka di situlah ada jalan.  Selain belajar sendiri, keahlian bisa didapat dari pengamatan atau berguru langsung kepada sang ahli. Bukalah hati dan pikiran agar mudah menyerap ilmu baru. Rendahkan ego saat menerima ilmu. Terlalu “sok tahu” atau merasa “lebih pintar” kadang menjadi penghalang untuk mencapai kemajuan.

 

Memperluas Pertemanan

Banyak berteman akan memperluas pengetahuan. Pilihlah teman yang mampu memberi efek positif kepada kita. Potensi diri akan otomatis berkembang jika kita bergaul dengan mereka yang mau maju. Mengambil contoh dari pengalaman saya sendiri. Mulanya saya hanya senang menulis untuk diri sendiri, blog saya minimalis.  Ketika takdir mempertemukan saya dengan teman yang suka menulis, lalu diajak bergabung dengan komunitas menulis, saya menjadi  tertarik mengupgrade blog. WhatsApp grup yang saya ikuti  isinya blogger-blogger handal dan berpengalaman, otomatis mempengaruhi saya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan dalam dunia blogging.

 

Mencoba Hal Baru

 

Melakukan aktivitas yang selalu sama mulai dari matahari terbit hingga beranjak tidur mungkin menjadi membosankan. Rutinitas pada pekerjaan utama memang harus dilakukan, namun tiada salahnya jika sesekali meluangkan waktu mencoba hal baru. Mungkin dengan menemukan hobi baru yang selama ini tak terpikirkan, akan muncul potensi terpendam.

 

Niat saja Tak Cukup, Lakukan!

Sudah menemukan potensi diri dan berniat untuk mengembangkannya. Itu saja tidak cukup. Seringkali keasyikan mencoba-coba hal baru dan berniat ini-itu, hanya berhenti pada kalimat : sebenarnya saya ingin, tapi..

Jangan hanya berhenti di niat. Melakukan hal baik janganlah ditunda-tunda. Lakukan agar potensi dirimu tak sebatas pada niat.

 

Yuk, bisa yuk, menggali potensi diri untuk menjadi dirimu yang lebih dari sekarang.


Tulisan ini Diikutsertakan dalam 30 Days Writing Challenge Sahabat Hosting



8 komentar on "5 Cara Meningkatkan Potensi Diri untuk Hidup Lebih Sukses"
  1. Aku suka sama artikel kakak. Memberikan pemahaman bahwa meningkatkan kemampuan diri itu penting. Mau itu dengan atau tanpa guru yang penting hasil dari proses belajar itu ya, kak. - Ipeh

    BalasHapus
  2. Potensi diri memang perlu digali. Jadi, kita nggak harus menunggu bakat yang menuntun kita melakukan sesuatu.

    BalasHapus
  3. Nah aku setuju banget nih bagian belajar bisa dari mana saja. Bersyukur kalau bs mencicipi pendidikan formal setinggi mungkin. Tapi kalaupun enggak, masih ada banyak jalan untuk memaksimalkan potensi diri kita. Yang lebih penting adalah niat dan tekad untuk maju dan berkembang.

    BalasHapus
  4. Belajar ga perlu harus formal ya mbak, ilmu bisa didapat dimana pun selama kita mau berusaha. Setuju banget tuh.

    BalasHapus
  5. Setuju mbak, belajarnya jangan pernah putus. Belsjar banyak hal dari siapa saja.
    Ssya juga mulai berkembang nulis nukis di blog berkat ikutan training online JA. Tambah lagi diikutkan grup pasukan blogger yang isinya banyak para mama yg ahli blog. Banyak ilmunya

    BalasHapus
  6. Yes, menggali potensi diri agar lebih dari sekarang! Bagus sekali artikelnya..menginspirasi
    Saya baru tahu kisah Chef Juna...ternyata dipelajari secara otodidak ya ilmu meamasaknya, padahal mumpuni Beliau
    Jadi ingat beberapa teman saat di Amerika datang dengan berbagai latar belakang, bekerja di sana di restoran..eh beberapa tahun karena mau belajar akhirnya jadi chef masakan Jepang, Western dll...Beberapa pulang kampung buka resto di Indonesia, ada juga yang merantau lagi ke Australia dan jadi chef di sana. Tekad yang kuat mimpi pun terwujud

    BalasHapus
  7. Belajar dari mana aja dan mencoba hal baru itu penting banget, 2 hal yang menurutku gak bisa dipisahkan. Ada tuh you tuber muda yang keren abis karena melakukan kedua hal yang aku sebutin di atas.

    BalasHapus
  8. Ah bagian terakhir artikel ini dalem bianget, niat saja tak cukup, lakukan!
    Kalau belum sampai liang lahat semestinya setiap kita tetap semangat meningkatkan potensi diri ya. Dan setuju dasarnya harus dari mengenal diri dan tujuan hidup sendiri. Artikel yang menginspirasi, Mbak Novi, terima kasih.

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9